INFORMASI
: - Saturday, 18-01-2020
  • SMAN 9 BANDAR LAMPUNG BEKALI PESERTA DIDIK KELAS INSPIRASI (2 hari yang lalu)
  • TANIMAS SMAN 9 BANDAR LAMPUNG PANEN PERDANA (1 minggu yang lalu)
  • BPS Adakan Sosialisasi Sensus Penduduk Goes To School (1 minggu yang lalu)
  • Hari Pertama Masuk Sekolah (1 minggu yang lalu)
  • Pengumuman dan Pembagian Hadiah Lomba Memasak dalam Rangka Hari Guru dan HUT PGRI ke 74 (1 minggu yang lalu)
  • Siswa & Siswi SMAN 9 Bandar Lampung meraih juara pada Kejuaran Silat LAMPUNG BERJAYA OPEN 2019 (1 minggu yang lalu)
  • Juara 1 Kejuaraan Bulu Tangkis Pelajar Bandar Lampung (2 minggu yang lalu)
  • Monitoring Progres Kegiatan Tani Mas di SMAN 9 Bandar Lampung (3 minggu yang lalu)
  • GURU BK DAN PJOK IKUTI SOSIALISASI DAN DISEMINASI KESIAP SIAGAAN BENCANA (4 minggu yang lalu)
  • Siswa siswi SMAN 9 Bandar Lampung Awali Kuliah Satu Hari di ITB Jatinangor (1 bulan yang lalu)
  • 184 Peserta Didik dan Pendamping Kunjungan Ilmiah di UGM (1 bulan yang lalu)
  • 179 PESERTA DIDIK DAN 12 GURU SMAN 9 BANDAR LAMPUNG MENDENGARKAN PAPARAN KASUBAG KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI UNIVERSITAS BRAWIJAYA (1 bulan yang lalu)
  • Pengelolaan Lahan Tani Mas oleh Peserta Didik (1 bulan yang lalu)
  • Kegiatan Literasi Kesehatan : Bahaya Rokok dan Narkotika (1 bulan yang lalu)
  • Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 di SMA Negeri 9 Bandar Lampung (1 bulan yang lalu)
Dianggap menyulitkan, sistem progress report akan diubah Dikti
Ilustrasi anak kuliah. ┬ęShutterstock/l i g h t p o e t

Ilustrasi anak kuliah. ┬ęShutterstock/l i g h t p o e t

Merdeka.com – Pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) mengaku akan mengubah sistem progress report bagi para penerima beasiswa. Sebab, sistem ini dinilai mempersulit proses pencairan dana peserta beasiswa yakni harus ada tanda tangan dari dosen maupun profesor di tempat studinya.

Pernyataan ini muncul, lantaran laporan dana peserta beasiswa Dikti yang tertahan tak kunjung diberikan sedang menuai berbagai polemik.

“Ini sistem (progress report) kan baru berjalan dari Januari, progress report harus bertanda tangan profesor di sana,” kata Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti Kemendikbud Supriadi Rustad saat ditemui di kantornya, di Jakarta, Selasa (9/9).

Disinggung soal peserta beasiswa yang mengeluhkan dana tidak turun sesuai jadwal, Dia mengungkapkan bahwa kelemahan ada pada perencanaan pengadaannya yang lambat.

Terlebih adanya laporan bahwa profesor yang ada di tempat studi luar negeri tidak mau lagi menerima kandidat mahasiswa baru yang dapat beasiswa dari Dikti, Supriadi menyatakan akan terus mengirim kandidat mahasiswa yang berprestasi dengan beasiswa Dikti.

“Akan tetap mengusulkan beasiswa ini, tapi program akan kami ganti tidak perlu memakai lagi progress report. Kita cari sistem harus yang fleksibel, saya memahami kesulitan ini,” tutur dia.

Lebih lanjut, sistem yang fleksibel itu sendiri kembali dipaparkan oleh Supri. “Bisa juga seperti kerja sama BLU masalah keuangannya dan Dikti ke program kemahasiswaannya,” tandasnya.

Hubungi Kami

Kampus: Jalan Panglima Polem No. 18
Kel. Segala Mider. Bandar Lampung
Email: sman9bdl@gmail.com
Tel: +(62) 721-772-924 / +(62) 721-701-387

Senin-Kamis, Sabtu : 07.00 – 15.45 WIB
Jumat: 06.40 – 14.45
Minggu: Tutup

ads

Google Analytics

Ads

Visitor Counter

013307
Users Today : 95
This Month : 2930
This Year : 2930
Total Users : 13307
Views Today : 369
Total views : 28333
Your IP Address : 94.130.16.31
Server Time : 2020-01-18