INFORMASI
: - Saturday, 04-04-2020
  • PUNCAK ULANG TAHUN KE-44 | MAGNIFICENT 9 (1 bulan yang lalu)
  • SHORT MOVIE RANGKAIAN KEGIATAN HUT KE – 44th |MAGNIFICENT 9 (1 bulan yang lalu)
  • Rapat Koordinasi HUT ke 44 SMA Negeri 9 Bandar Lampung (1 bulan yang lalu)
  • SMALAN PASKIBRA COMPETISION, MERIAHKAN HUT KE 44 SMAN9 BANDAR LAMPUNG (1 bulan yang lalu)
  • SMAN 9 BANDAR LAMPUNG BEKALI PESERTA DIDIK KELAS INSPIRASI (2 bulan yang lalu)
  • TANIMAS SMAN 9 BANDAR LAMPUNG PANEN PERDANA (2 bulan yang lalu)
  • BPS Adakan Sosialisasi Sensus Penduduk Goes To School (2 bulan yang lalu)
  • Hari Pertama Masuk Sekolah (2 bulan yang lalu)
  • Pengumuman dan Pembagian Hadiah Lomba Memasak dalam Rangka Hari Guru dan HUT PGRI ke 74 (2 bulan yang lalu)
  • Siswa & Siswi SMAN 9 Bandar Lampung meraih juara pada Kejuaran Silat LAMPUNG BERJAYA OPEN 2019 (2 bulan yang lalu)
  • Juara 1 Kejuaraan Bulu Tangkis Pelajar Bandar Lampung (3 bulan yang lalu)
  • Monitoring Progres Kegiatan Tani Mas di SMAN 9 Bandar Lampung (3 bulan yang lalu)
  • GURU BK DAN PJOK IKUTI SOSIALISASI DAN DISEMINASI KESIAP SIAGAAN BENCANA (3 bulan yang lalu)
  • Siswa siswi SMAN 9 Bandar Lampung Awali Kuliah Satu Hari di ITB Jatinangor (3 bulan yang lalu)
  • 184 Peserta Didik dan Pendamping Kunjungan Ilmiah di UGM (3 bulan yang lalu)
Dianggap menyulitkan, sistem progress report akan diubah Dikti
Ilustrasi anak kuliah. ┬ęShutterstock/l i g h t p o e t

Ilustrasi anak kuliah. ┬ęShutterstock/l i g h t p o e t

Merdeka.com – Pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) mengaku akan mengubah sistem progress report bagi para penerima beasiswa. Sebab, sistem ini dinilai mempersulit proses pencairan dana peserta beasiswa yakni harus ada tanda tangan dari dosen maupun profesor di tempat studinya.

Pernyataan ini muncul, lantaran laporan dana peserta beasiswa Dikti yang tertahan tak kunjung diberikan sedang menuai berbagai polemik.

“Ini sistem (progress report) kan baru berjalan dari Januari, progress report harus bertanda tangan profesor di sana,” kata Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti Kemendikbud Supriadi Rustad saat ditemui di kantornya, di Jakarta, Selasa (9/9).

Disinggung soal peserta beasiswa yang mengeluhkan dana tidak turun sesuai jadwal, Dia mengungkapkan bahwa kelemahan ada pada perencanaan pengadaannya yang lambat.

Terlebih adanya laporan bahwa profesor yang ada di tempat studi luar negeri tidak mau lagi menerima kandidat mahasiswa baru yang dapat beasiswa dari Dikti, Supriadi menyatakan akan terus mengirim kandidat mahasiswa yang berprestasi dengan beasiswa Dikti.

“Akan tetap mengusulkan beasiswa ini, tapi program akan kami ganti tidak perlu memakai lagi progress report. Kita cari sistem harus yang fleksibel, saya memahami kesulitan ini,” tutur dia.

Lebih lanjut, sistem yang fleksibel itu sendiri kembali dipaparkan oleh Supri. “Bisa juga seperti kerja sama BLU masalah keuangannya dan Dikti ke program kemahasiswaannya,” tandasnya.

Hubungi Kami

Kampus: Jalan Panglima Polem No. 18
Kel. Segala Mider. Bandar Lampung
Email: sman9bdl@gmail.com
Tel: +(62) 721-772-924 / +(62) 721-701-387

Senin-Kamis, Sabtu : 07.00 – 15.45 WIB
Jumat: 06.40 – 14.45
Minggu: Tutup

ads

Google Analytics

Ads

Visitor Counter

020948
Users Today : 1
This Month : 118
This Year : 10571
Total Users : 20948
Views Today : 1
Total views : 45425
Your IP Address : 3.233.239.102
Server Time : 2020-04-04
Open chat