Friday, 23 June 2017 | 6:58 PM

Dino Patti Sebut Metode Belajar Mengajar di Indonesia Masih Kaku

Dino Patti Sebut Metode Belajar Mengajar di Indonesia Masih Kaku

Dino Patti Sebut Metode Belajar Mengajar di Indonesia Masih Kaku

Jakarta – Dibandingkan dengan negara maju, sistem pendidikan di Indonesia masih kalah. Namun dari ritme belajar, Indonesia dinilai lebih ketat sehingga siswa di Indonesia menjadi tangguh.

“Sebetulnya anak-anak kita lebih tangguh,” kata Dino Patti Djalal dalam Seminar Kebijakan Pemerintah dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2014).

Dino menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Pondok Pesantren AS Salam, Solo. Seluruh murid bangun pukul 03.30 WIB dan langsung menjalani aktivitas.

“Mereka belajar, jamaah shalat, siang makan, dan full aktivitas hingga pukul 22.00 WIB,” kata Dino.

Sementara anaknya yang bersekolah di Amerika tak belajar selama itu. “Anak saya di US bangun pagi saja jam 7.30. Kemudian jam 14.00 sudah selesai. Berarti apa? Siswa di Indonesia disetting lebih tangguh,” ujarnya.

Namun sistem pembelajaran di Indonesia masih terlalu kaku. Metode pembelajaran belum membuat siswa benar-benar menikmati pendidikan.

“Anak saya bilang, di Amerika, learning is fun. Mereka senang dapat kuis, senang belajar,” tutur Dino.

Hal tersebut yang menurut Dino harus dikembangkan di Indonesia. Ilmu yang paling berguna, kata dia adalah ilmu logika.

“Dengan ilmu itu saya diajarkan berpikir kritis. Ini yang membuat saya menjadi unggul dalam pekerjaan saya, karena logika saya ada,” tutupnya.

 

Sumber: DetikNews