Thursday, 17 August 2017 | 1:02 PM

Homestay ke Pekon Margoyoso, Gading Rejo

Homestay di Pekon Margoyoso, Gading Rejo

Homestay di Pekon Margoyoso, Gading Rejo

SMA Negeri 9 Bandar Lampung mengadakan suatu program yang dikenal dengan istilah Home stay. Kegiatan yang dimaksud adalah siswa tinggal dengan orang tua angkat yang sudah ditentukan dan harus mengikuti seluruh aktivitas keluarga tersebut selama tiga hari dua malam.

yaitu dari tanggal 14 – 16 April 2013. Tujuan kegiatan homestay ini adalah ingin memperlihatkan secara dekat kepada anak didik sebuah kehidupan tentang perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Adalah sebuah desa di wilayah Gading Rejo tepatnya Pekon Margoyoso 1 & 2 Kelurahan Mataram, yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani, home industri klanting, kripik, batu bata dan pembuat tampah.

Keseharian mereka berkeringat untuk kehidupan keluarga mereka. Beberapa diantaranya berangkat pagi pulang siang bahkan sore hari dan ada pula yang melakukan pekerjaan di rumah hingga malam hari untuk membuat sebuah tampah. Sejumlah 230 siswa/i SMA Negeri 9 Bandar Lampung dan 19 guru pendamping, tinggal sementara di permukiman warga. Kegiatan siswa selama tiga hari tersebut adalah sebagai berikut ;

Hari I, Pada pukul 14.30 peserta homestay dan guru pendamping dilepas oleh Bapak Kepala Sekolah untuk menuju lokasi homestay. Setelah tiba di Pekon Margoyoso 1 & 2 berkenalan dengan calon orang tua asuh. Mereka berinteraksi melalui makan bersama dengan keluarga dan tinggal di rumah mereka.

Hari II , para siswa bekerja atau mengikuti kegiatan keseharian orang tua asuh. Jika orang tua asuh seorang petani, mereka juga ikut bercocok tanam di kebun atau di sawah. Sedangkan yang mempunyai aktivitas sebagai pedagang home industri mereka juga ikut membuat/memproduksi meski tidak harus sampai proses pemasaran. Pada sore hari para siswa mengadakan kegiatan lomba yang diikuti anak-anak dari pekon Margoyoso 1 & 2, untuk menambah semarak acara, pada malam hari para warga Pekon Margoyoso 1 & 2 dan peserta homestay di suguhkan pemutaran film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.

Hari III, para siswa melaksanakan kegiatan bakti sosial dan kegiatan gotong royong, beberapa siswa ada yang membagikan ilmu dan pengalamannya di TK dan PAUD terdekat dan ada pula beberapa siswa yang berinisiatif untuk membersihkan masjid.
Pada pukul 14.30 WIB para siswa bersiap untuk pulang ke SMA Negeri 9 Bandar Lampung.

Dalam kegiatan homestay ini seluruh siswa ikut merasakan kehidupan masyarakat di pedesaan yang jauh dari fasilitas yang memadai. Diharapkan bahwa mereka akan bersyukur atas nikmat yang di berikan Tuhan selama ini dan memanfaatkan nikmat yang di berikan dengan sebaik-baiknya. Dan dapat meyakinkan kepada mereka bahwa hidup itu adalah perjuangan. Untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan haruslah dengan perjuangan yang keras tidak mengharapkan belas kasihan orang lain.
Selesai kegiatan evaluasi yang didapat dari berbagai pihak seperti pembina maupun guru termasuk juga para siswa yang terlibat menyatakan bahwa kegiatan ini sangat posisitif dan memberikan pengaruh yang baik terhadap siswa. Sedangkan dari masyarakat yang mereka tempati mendapatkan kesan bahwa para siswa mampu berinteraksi dengan mereka terbukti saat hendak kembali ke SMA Negeri 9 Bandar Lampung tidak sedikit para orang tua asuh ikut mengantarkan sampai ke mobil jemputan dan tidak sedikit pula dari mereka berkaca-kaca terharu melepas para siswa. Mereka berharap kegiatan ini dilanjutkan kembali karena mempunyai dampak positif bagi ke dua belah pihak.