Monday, 20 November 2017 | 7:27 AM

Jabatan Kepala SMAN 9 Bandar Lampung Diserah Terimakan

Bandarlampung- Jabatan Kepala SMAN 9 Bandarlampung diserah terimakan dari Drs.Hendro Suyono kepada Drs. Suharto, MPd.

Drs. Hendro Suyono mendapatkan tugas baru pindah ke SMAN Olahraga Metro,sementara Drs. Suharto M.Pd sebelumnya menjabat Kepala SMAN 7 Bandarlampung.

Acara yang berlangsung di aula sekolah setempat, Jumat (12/5) berlangsung sederhana dan sukses.
Dalam acara serah terima jabatan itu, perwakilan siswa SMAN 9 Bandarlampung menyatakan berterima kasih atas dedikasi dan prestasi telah diraih baik pada tingkat daerah, nasional dan internasional selama kepemimpinan Kepsek Drs Hendro Suyono.

Sementara perwakilan Guru, Drs. Sayuti, MM mengatakan, prestasi SMAN 9 Bandarlampung, semenjak kepemimpinan Hendro Suyono terbilang cukup memuaskan,  semula enggan ditoleh masyarakat, namun lambat laun prestasi terus bergulir, sehingga SMAN 9 terus dikenal masyarakat luas bukan hanya dari dalam tetapi juga dari luar daerah.

Untuk itu kami atas nama perwakolan guru mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada bapak, yang telah mengabdi selama 7 tahun lamanya, semoga apa yang dilakukan selama ini, sama dengan yang akan bapak lakukan ditempat yang baru nanti, ujarnya.

Ketua Komite SMAN 9 Bandarlampung Dr. Ayi Ahadiyat mengatakan peralihan kepemimpinan di SMAN 9 Bandarlampung dari waktu ke waktu terus berjalan, sebelumnya Drs Sobirin MPd telah berprestasi, lalu diganti Drs Hendro Suyono dengan hasil prestasi yang lebih baik lagi, dan kini digantikan Drs Suharto MPd.

“Kepsek baru ini sebagai ‘rising star’, pemain bintang yang ditunggu-tunggu dapat menjebol gawang lawan dengan kinerja yang luar biasa. Apresiasi kepada kepemimpinan Hendro Suyono di SMAN 9 Bandarlampung. Sekolah ini sudah jadi pemain nasional dengan masterplan yang ada. Sekolah unggulan level internasional ke depannya harus dapat diraih,” kata Ayi yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung itu pula.

Dia berharap agar semua pihak perlu bahu membahu bergotong royong membangun dan memajukan sekolah ini. Ia menginginkan ke depan SMAN 9 Bandarlampung harus lebih baik dan lebih meningkat lagi kualitas dan prestasinya, dengan budaya kualitas diterapkan secara utuh dan terus menerus berkelanjutan.

Sementara dalam sambutannya, Drs Hendro Suyono menceritakan mulai masuk sekolah ini sebagai guru honor sejak 1987, kemudian diangkat menjadi guru tetap pada 1988. “Belum pernah pindah tugas ke sekolah lain. Sekarang harus pindah ke SMAN Olahraga Metro,” ujarnya pula.

Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Lampung Joko Santoso mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Drs Sulpakar MM, menegaskan pihaknya akan membenahi dan memperbaiki serta meningkatkan kualitas pendidikan di Lampung.

Dia mencontohkan, memprogramkan untuk perbaiki Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah di daerah ini, seperti membatasi sebanyak 36 siswa rombongan belajar maksimal.

Pihaknya juga segera memperbaiki teknis sekolah, termasuk memacu peningkatan kualitas sekolah di Bandarlampung sebagai barometer, seperti di SMAN 2 Bandarlampung dan SMAN 9 Bandarlampung.

Berkaitan akses pendidikan, menurutnya, Program Bina Lingkungan (Biling) tanpa tes yang dilaksanakan di Kota Bandarlampung selama ini ternyata dampaknya krusial bagi mutu dan pengelolaan sekolah yang terdegradasi.

“Ke depan Pemprov Lampung menyiapkan dana Rp75 milir untuk siswa tidak mampu di sekolah negeri dan swasta akan dibiayai pemerintah. Jangan khawatir siswa tidak mampu walaupun Program Biling tidak diterapkan lagi di SMA/SMK Bandarlampung, mengingat banyak dukungan pembiayaan untuk siswa miskin agar tetap dapat bersekolah,” ujarnya pula.(Aw)