INFORMASI
: - Tuesday, 25-01-2022
  • Kegiatan Sosialisasi SNMPTN 2022 bagi kelas XII IPA dan IPS (1 hari yang lalu)
  • Sub Rayon 19 Gelar Donor Darah di SMAN 9 Bandar Lampung (1 minggu yang lalu)
  • Rapat Rutin (1 minggu yang lalu)
  • Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Anggota OSIS dan MPK (1 minggu yang lalu)
  • Lepas Sambut Kepala SMA Negeri 9 Bandar Lampung (2 minggu yang lalu)
  • Perkenalan Paslon Nomor Urut 3 (3 bulan yang lalu)
  • Perkenalan Paslon Nomor Urut 2 (3 bulan yang lalu)
  • Perkenalan Paslon Nomor Urut 1 (3 bulan yang lalu)
  • Pemilihan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 9 Bandar Lampung T.P. 2021 – 2022 (3 bulan yang lalu)
  • TAHAPAN KEGIATAN PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS SMAN 9 BANDAR LAMPUNG (3 bulan yang lalu)
  • MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH DARING (MPLS) TAHUN 2021 (6 bulan yang lalu)
  • Pendataan Online Siswa Baru Tahun Pelajaran 2021/2022 (7 bulan yang lalu)
  • Informasi Daftar Ulang PPDB Tahun Pelajaran 2021/2022 (7 bulan yang lalu)
  • Penetapan Hasil PPDB SMAN 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2021/2022 (7 bulan yang lalu)
  • PANDUAN PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMA TAHUN PELAJARAN 2021/2022 (7 bulan yang lalu)
Potret Pendidikan Daerah Terpencil
Potret Pendidikan Daerah Terpencil

Potret Pendidikan Daerah Terpencil

Liputan6.com, Bima – Pendidikan adalah jalan terbaik meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi. Tak terkecuali di Indonesia. Namun apa yang dijumpai di pesisir ujung pantai timur Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, bisa jadi cermin kondisi pendidikan di banyak daerah terpencil lainnya di tanah air.

Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (3/5/2014) memberitakan kondisi memprihatinkan Madrasah Ibtidaiyah (SD) Darul Ulum di pesisir pantai Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Sekolah yang berdiri sejak 2007 hanya memiliki fisik bangunan semi permanen. Berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah. Tanpa bantuan pemerintah, pendiri sekolah dan para guru tetap tegar hingga kini.

Bisa dibayangkan, seperti apa kondisi waktu belajar setiap hari. Di sisi lain, guru pun seakan hanya berbekal idealisme mereka sebagai pengajar, tanpa imbalan yang memadai sebagai pemberi ilmu bagi masa depan muridnya.

Lain lagi dengan kondisi anak-anak usia sekolah di Desa Patambanua, Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kondisi desa terpencil, memaksa setiap anak yang ingin mengenyam pendidikan dasar harus berjalan kaki lewati bukit dan hutan agar bisa sampai ke sekolah.

hal tersebut mengakibatnya banyak anak usia sekolah dasar yang putus sekolah atau malah tidak bersekolah sama sekali.

Hingga kini masalah ketersediaan sekolah bagi anak-anak di pedalaman Polewali Mandar, Sulawesi Barat, belum terselesaikan. Untuk mendirikan sekolah dasar, pemerintah terbentur persyaratan minimum jumlah murid yang harus 60 orang.

Proses belajar mengajar juga kerap terbentur oleh SDM yang ada. Hal ini menyusul kurangnya tenaga pendidik yang mau terjun ke dusun terpencil. Pekerjaan besar untuk mencerdaskan generasi masa depan bangsa. (Ali)

Sumber: Liputan6

Hubungi Kami

Kampus: Jalan Panglima Polem No. 18
Kel. Segala Mider. Bandar Lampung
Email: sman9bdl@gmail.com
Tel: +(62) 721-772-924 / +(62) 721-701-387

Senin-Kamis, Sabtu : 07.00 – 15.45 WIB
Jumat: 06.40 – 14.45
Minggu: Tutup

Visitor Counter

111417
Users Today : 82
This Month : 2072
This Year : 2072
Total Users : 111417
Views Today : 213
Total views : 247954
Your IP Address : 3.87.33.97
Server Time : 2022-01-25
Open chat