INFORMASI
: - Friday, 10-04-2020
  • PUNCAK ULANG TAHUN KE-44 | MAGNIFICENT 9 (1 bulan yang lalu)
  • SHORT MOVIE RANGKAIAN KEGIATAN HUT KE – 44th |MAGNIFICENT 9 (1 bulan yang lalu)
  • Rapat Koordinasi HUT ke 44 SMA Negeri 9 Bandar Lampung (1 bulan yang lalu)
  • SMALAN PASKIBRA COMPETISION, MERIAHKAN HUT KE 44 SMAN9 BANDAR LAMPUNG (1 bulan yang lalu)
  • SMAN 9 BANDAR LAMPUNG BEKALI PESERTA DIDIK KELAS INSPIRASI (2 bulan yang lalu)
  • TANIMAS SMAN 9 BANDAR LAMPUNG PANEN PERDANA (3 bulan yang lalu)
  • BPS Adakan Sosialisasi Sensus Penduduk Goes To School (3 bulan yang lalu)
  • Hari Pertama Masuk Sekolah (3 bulan yang lalu)
  • Pengumuman dan Pembagian Hadiah Lomba Memasak dalam Rangka Hari Guru dan HUT PGRI ke 74 (3 bulan yang lalu)
  • Siswa & Siswi SMAN 9 Bandar Lampung meraih juara pada Kejuaran Silat LAMPUNG BERJAYA OPEN 2019 (3 bulan yang lalu)
  • Juara 1 Kejuaraan Bulu Tangkis Pelajar Bandar Lampung (3 bulan yang lalu)
  • Monitoring Progres Kegiatan Tani Mas di SMAN 9 Bandar Lampung (3 bulan yang lalu)
  • GURU BK DAN PJOK IKUTI SOSIALISASI DAN DISEMINASI KESIAP SIAGAAN BENCANA (3 bulan yang lalu)
  • Siswa siswi SMAN 9 Bandar Lampung Awali Kuliah Satu Hari di ITB Jatinangor (4 bulan yang lalu)
  • 184 Peserta Didik dan Pendamping Kunjungan Ilmiah di UGM (4 bulan yang lalu)
Potret Pendidikan Daerah Terpencil
Potret Pendidikan Daerah Terpencil

Potret Pendidikan Daerah Terpencil

Liputan6.com, Bima – Pendidikan adalah jalan terbaik meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi. Tak terkecuali di Indonesia. Namun apa yang dijumpai di pesisir ujung pantai timur Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, bisa jadi cermin kondisi pendidikan di banyak daerah terpencil lainnya di tanah air.

Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (3/5/2014) memberitakan kondisi memprihatinkan Madrasah Ibtidaiyah (SD) Darul Ulum di pesisir pantai Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Sekolah yang berdiri sejak 2007 hanya memiliki fisik bangunan semi permanen. Berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah. Tanpa bantuan pemerintah, pendiri sekolah dan para guru tetap tegar hingga kini.

Bisa dibayangkan, seperti apa kondisi waktu belajar setiap hari. Di sisi lain, guru pun seakan hanya berbekal idealisme mereka sebagai pengajar, tanpa imbalan yang memadai sebagai pemberi ilmu bagi masa depan muridnya.

Lain lagi dengan kondisi anak-anak usia sekolah di Desa Patambanua, Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kondisi desa terpencil, memaksa setiap anak yang ingin mengenyam pendidikan dasar harus berjalan kaki lewati bukit dan hutan agar bisa sampai ke sekolah.

hal tersebut mengakibatnya banyak anak usia sekolah dasar yang putus sekolah atau malah tidak bersekolah sama sekali.

Hingga kini masalah ketersediaan sekolah bagi anak-anak di pedalaman Polewali Mandar, Sulawesi Barat, belum terselesaikan. Untuk mendirikan sekolah dasar, pemerintah terbentur persyaratan minimum jumlah murid yang harus 60 orang.

Proses belajar mengajar juga kerap terbentur oleh SDM yang ada. Hal ini menyusul kurangnya tenaga pendidik yang mau terjun ke dusun terpencil. Pekerjaan besar untuk mencerdaskan generasi masa depan bangsa. (Ali)

Sumber: Liputan6

Hubungi Kami

Kampus: Jalan Panglima Polem No. 18
Kel. Segala Mider. Bandar Lampung
Email: sman9bdl@gmail.com
Tel: +(62) 721-772-924 / +(62) 721-701-387

Senin-Kamis, Sabtu : 07.00 – 15.45 WIB
Jumat: 06.40 – 14.45
Minggu: Tutup

ads

Google Analytics

Ads

Visitor Counter

021385
Users Today : 58
This Month : 555
This Year : 11008
Total Users : 21385
Views Today : 159
Total views : 46494
Your IP Address : 18.232.51.69
Server Time : 2020-04-10
Open chat