Sunday, 17 December 2017 | 12:59 PM

Sebanyak 368 Siswa SMAN 9 Bandar Lampung Ikuti USBN

Bandarlampung, Siswa SMA Negeri 9 Bandarlampung, telah mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2017, yang dimulai hari Senin hingga hari ini Rabu, (22/3) dan besok-red, Kamis, (23/3) hari terahir.

Waka Kurikulum SMAN 9 Bandarlampung, Dra, Hj. Sri Purwiatni, ketika ditemui diruang Perpustakaan sekolah setempat, Rabu (22/3) menyebutkan, siswa yang mengikuti USBN tahun ini, berjumlah 368 siswa yang terbagi atas 249 jurusan IPA 119 jurusan IPS, dan materi soal dari Provinsi 75 Persen dari Kemendikbud 25 persen, yah Alhamdulilah dari hari pertama hingga hari ketiga hari ini,  pelaksanaan USBN berjalan lancar.

“Pelaksanaan USBN dilaksanakan di masing-masing sekolah. Sedangkan UN maupun UNBK ditentukan secara serentak secara nasional,” kata Sri Purwiyatni.
Penyelenggaraan UNBK tingkat SMA berlangsung selama empat hari mulai 20 hingga 23 Maret. Hal itu dikarenakan jumlah mata pelajaran yang diuji lebih banyak. Ada enam mata pelajaran yang diujikan yakni Pendidikan agama, PPKN, sejarah, dan tiga mata pelajaran sesuai program studi siswa.

Mata pelajaran untuk program studi IPA yang diuji adalah fisika, kimia, biologi sedangkan IPS adalah ekonomi, geografi, sosiologi, dan bahasa adalah sastra Indonesia, antropologi, bahasa asing.

Menurutnya, SMAN 9 melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer, maka pelatihan untuk USBN juga digelar sebelum simulasi UNBK.

“Kami optimis semua siswa bisa menjawab soal dengan benar sehingga hasil kelulusan juga baik,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan ujian, siswa telah kami bekali latihan ujian bersama, mengisi kisi-kisi soal, dan melaksanakan bimbel, serta try out, guna kesiapan siswa menghadapi USBN, US dan UN nanti, begitu penting, agar persiapan mental mereka lebih kuat.Tetapi pembelajaran selama tiga tahun, diharapkan menjadi modal utama dalam melaksanakan ujian,” katanya.

Hal senada dikatakan, Waka Humas SMAN 9 Bandarlampung, Drs, Bambang Suprapto, siswa sudah diberikan try out berkaitan dengan pelaksanaan USBN.

Namun, pemerintah pusat akan menyisipkan beberapa pertanyaan, baik berupa pilihan ganda atau essai yang berfungsi sebagai indikator standar nasional.

Bambang berharap, dengan USBN ini, bisa memberikan dampak positif bagi siswa. Lantaran, kebijakan pelaksanaan USBN itu dimaksud untuk mengukur standar kemampuan para siswa secara nasional. “Meskipun hanya beberapa mata pelajaran saja, namun penting juga untuk dipersiapkan secara lebih baik oleh sekolah dan pelajar,” jelas dia.

Menurut Bambang, pelaksanaan ujian bersama telah kita laksanakan pada tanggal 6 hingga 11 Maret lalu, sedangkan pelaksanan USBN berlangsung dari tanggal 20 hingga 23 Maret 2017, untuk pelaksanaan US akan kita laksanakan pada tanggal 3 April hingga 6 April 2017, sementara untuk UNBK pelaksanaannya berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 April mendatang.  (Red-MM)