Thursday, 17 August 2017 | 1:04 PM

Unik, perpustakaan ini tidak menyediakan buku sama sekali

Perpustakaan Universitas Politeknik Florida. ©2014 TheVerge.com

Perpustakaan Universitas Politeknik Florida. ©2014 TheVerge.com

Merdeka.com – Jika masuk ke dalam sebuah perpustakaan, hal yang pertama kali kita temukan pastinya adalah tumpukan atau deretan buku-buku. Tetapi, hal tersebut tidak akan bisa ditemukan di perpustakaan Universitas Politeknik Florida. Bagaimana bisa?

Perkembangan teknologi sudah memodernisasi beragam sektor pendidikan, termasuk kawasan perpustakaan sekolah. Berbekal dana hingga USD 60 juta atau sekitar Rp 700 miliar, universitas tersebut membangun sebuah perpustakaan berbasis buku elektronik seluas 1000 meter persegi lebih.

Menariknya, ruangan-ruangan yang terdapat di perpustakaan tersebut hanya dipenuhi oleh ruang baca, meja, dan beberapa komputer dekstop siap dipakai. Ya, perpustakaan tersebut hanya menyediakan buku digital atau e-book saja. Tetapi jangan salah, jumlah e-book koleksinya mencapai 135.000 judul, The Guardian (29/08).

Bahkan, universitas tersebut juga menyediakan dana tambahan sekitar Rp 700 juta untuk membeli e-book baru yang belum dimiliki oleh perpustakaan tersebut. Menariknya, mahasiswa dan dosen lah yang memutuskan pembelian e-book baru yang akan dibeli dengan uang tadi, mereka cukup mengusulkan pemakaian buku tersebut untuk kuliah.

Karena universitas tersebut berbasis pada mata kuliah teknik, koleksi buku yang tersedia hampir semuanya tentang sains, teknologi, teknik, dan matematika. Hanya tersedia sedikit buku tentang sastra dan cabang ilmu pengetahuan sosial. Bagi yang tidak memiliki perangkat, perpustakaan tersebut menyediakan laptop dan tablet yang dapat dipinjam.

Namun, rekor dari perpustakaan elektronik ‘murni’ tersebut mungkin akan segera terlepas. Mengingat perpustakaan Universitas Politeknik Florida telah menjalin kerjasama dengan universitas lain dan mendapatkan sekitar 7000 buku, walaupun mereka belum menggunakannya sama sekali.